Sabtu, 19 Oktober 2019

Tips Berinvestasi di Indonesia Bagi Pemula

Posted by Agus on Oktober 19, 2019 with No comments

Bagi sebagian orang, berinvestasi di Indonesia atau investing in Indonesia masih merupakan hal yang asing. Selain bentuk investasi yang populer, biasanya orang juga masih belum tahu cara memulainya dari mana. Ada banyak jalan menuju Roma, semua dapat diawali dengan niat. Mari simak tips untuk memulai berinvestasi. 

1. Lakukan Riset

Rajin-rajinlah melihat keadaan sekitar, mencoba menjawab pertanyaan dan solusi dari permasalahan sehari-hari yang berkaitan dengan investasi anda. Lihat kanan-kiri ketika akan mengambil sebuah keputusan dan jangan terburu-buru. Kumpulkan seluruh informasi sebelum memutuskan sesuatu.

2. Mulai Dari yang Mudah dan Sederhana

Berbicara soal investasi, mungkin anda hanya akan mengetahui properti dan saham saja sebagai instrumen untuk berinvestasi, padahal ada banyak lgo. Seperti deposito berjangka, emas, dan peer to peer landing. Daripada pusing mau pilih yang mana, cukup pilih salah satu yang menurut anda paling mudah dimengerti lalu fokus di instrumen tersebut, misalnya deposito. Pilih yang menurut anda sederhana dan mudah di mengerti alurnya.. Namun untuk para pemula disarankan menjajal fintech peer to peer landing, selain regulasinya yang tidak sulit, anda juga dapat berinvestasi dari jumlah yang sedikit (tentunya dengan hasil yang sedikit pula). Ini dapat menjadi wadah bagi anda yang baru memulai berinvestasi.

3. Tujuan yang Jelas

Jika anda hanya mengharapkan return yang besar, maka anda harus mengubah tujuan utama anda, karena berinvestasi tidak selalu menguntungkan. Sebaiknya anda mempunyai tujuan yang jelas namun tetap realistis. Tujuan ini juga agar anda bisa lebih bersemangat dalam berinvestasi di Indonesia sehingga tidak stuck ketika menemui masalah dalam berinvestasi. Tujuan yang jelas dapat membantu menghadapi situasi sulit dalam berinvestasi.

4. Pilih Sesuai Kemampuan

Setelah mahir menghitung pengeluaran dan pendapatan, cobalah hitung berapa banyak dana yang bisa di investasikan. Anda cukup menginvestasikan dana sejumlah 10 sampai maksimal 20 persen untuk investasi. Kemudian pilih dulu instrumen yang memiliki resiko rendah atau low risk untuk mempelajari serba-serbi investing Indonesia agar anda tidak kaget ketika nanti terjun ke investasi yang lebih besar dan high risk.

5. Jangan Ragu-Ragu

Ketika anda terus ragu-ragu, bisa-bisa Anda tidak akan mulai berinvestasi. Anda harus tegas menentukan pilihan dan tentunya harus konsisten untuk berinvestasi di pilihan anda tersebut. Keragu-raguan dalam berinvestasi dapat menimbulkan kerugian. Maka pastikan langkah-langkah anda di lama berinvestasi. 
Sebetulnya sebuah teori tidak akan berguna apabila tidak disertai dengan praktik. Ada baiknya anda benar-benar memulai berinvestasi apalagi di zaman sekarang sudah banyak sekali startup di bidang fintech yang memberikan kesempatan anak muda untuk berinvestasi bahkan dengan modal yang minim.

0 komentar:

Posting Komentar